Orang-orang yang mempunyai preforma tinggi dan sukses dalam hidup dan kehidupannya biasanya memiliki 10 (sepuluh) sifat dan kebiasaan atau perilaku kesehari-harian mereka, yaitu :

1. Sifat dan Kebiasaan Menerima Tanggung Jawab Hidup Mereka

Orang-orang yang mempunyai preforma tinggi dan sukses mempunyai sifat dan kebiasaan untuk menerima tanggung jawab hidup mereka, tidak bergantung pada orang lain, sebagaimana dikatakan oleh O.J Simpson, yang mengatakan bahwa ”Di hari anda memangku penuh tanggung jawab diri anda, di hari anda berhenti membuat penyesalan, maka pada hari itulah anda mulai berada di Puncak .”

Darius O Mills menyatakan ”Hal yang pertama kali diajarkan kepada saya adalah saya harus mengandalkan seluruhnya pada diri sendiri, bahwa masa depan terletak di tangan saya sendiri”.

Sedang Faiez H Seyal menyebutkan bahwa ”Kesuksesan tidak terjadi dengan sendirinya. Kesuksesan hanya terjadi bagi mereka yang memutuskan untuk tidak menyudahi apa adanya diri mereka, dan menerima tanggung jawab untuk menjadikannya terjadi. Sejujurnya, jika kita tidak dapat mengontrol hidup kita, maka orang lainlah yang akan melakukannya. Semakin dini anda belajar mengatasi tanggung jawab hidup, semakin dini anda dapat menjadi sukses”.

Michael Korda menyatakan, ”Sukses dalam skala apa pun menuntut anda untuk bertanggung jawab… Pada analisis akhir, satu-satunya sifat orang yang sukses adalah kemampuan untuk memikul tanggung jawab”.

Dan William J. Bryan pernah menyebutkan bahwa ”Nasib tidak ada hubungannya dengan kesempatan; ia ditentukan oleh pilihan. Nasib bukan pula sesuatu yang harus ditunggu; namun adalah sesuatu yang harus diraih”.

2. Sifat dan Kebiasaan Menemukan Jati Diri Mereka

Sifat kedua orang-orang yang mempunyai preforma tinggi dan sukses adalah seseorang yang menemukan jati dirinya, sebagaimana dikatakan oleh Alex Haley yang menyebutkan bahwa ”Menemukan jati diri berarti menemukan nilai-nilai paling penting dan paling berharga dalam kehidupan kita. Anda tidak dapat memperbudak seseorang yang mengetahui siapa dirinya”.

Kenneth Hildebrand menyatakan ”Hidup yang kuat dimotivasi oleh tujuan-tujuan yang dinamis”.

Sedangkan Lewis Carrol menceritakan kisah inspiratif tentang menjalani kehidupan dengan selalu mencari jati diri dalam film serial anak Alice in Wonderland yang menceritakan bahwa ”Sudikah engkau katakan, jalan mana yang harus aku tempuh dari sini ? Itu tergantung kesepakatan arah mana yang ingin engkau tempuh, kata sang kucing. Saya tidak peduli ke arah mana …, kata Alice. Kalau begitu, tempuh saja jalan yang engkau suka, jawab sang kucing.

Andy Granatelli mengatakan bahwa ”Ketika anda meraih kesuksesan, itu bukanlah karya. Itu adalah jalan hidup. Anda menikmati diri anda sebab anda sedang memberikan sumbangsih bagi dunia”.

Dunia akan mengendalikan kita dengan caranya sendiri dan akan memeras kita, jika kita tidak pernah mengetahui apa yang kita inginkan di dalam atau pun di luar hidup kita. Menemukan jati diri adalah hidup kita dan sepenuhnya adalah tanggung jawab kita untuk menemukan siapa kita sesungguhnya dan apa tujuan hidup kita, masing-masing orang berbeda.

Tuhan telah menciptakan setiap masing-masing individu dengan satu kemampuan, talenta, dan kapabilitas khusus dan unik. Adalah kewajiban kita untuk menemukannya dan berhenti mengejar tujuan hidup orang lain.

Alama Iqbal pernah mengatakan Bahwa ”Kenalilah keterbatasan anda, ukurlah kapasitas anda, dan kesuksesan anda dalam hidup ini menjadi pasti”.

Kita adalah satu sosok yang unik yang diciptakan dengan sebuah tujuan tertentu dalam hidup ini. Dan hanya kita yang dapat menemukan apa tujuan itu. Bukan orang lain yang dapat atau seharusnya mengatakan kepada kita harus menjadi apa kita kelak. Adalah kewajiban kita terhadap Tuhan untuk menemukan tujuan hidup itu.

Temukanlah tujuan khusus penciptaan diri kita masing-masing. Semua orang yang telah meraih kesuksesan yang luar biasa dalam hidupnya adalah mereka yang telah menemukan ’tujuan” khusus penciptaan mereka, dan menemukan berbagai kemampuan, kapabilitas dan talenta yang dianugrahkan Allah atau Tuhan kepada mereka untuk mendukung tujuan tersebut.

Dan Faiez H Seyal menyatakan bahwa ”Perjalanan terpanjang yang selalu saya ingat adalah perjalanan mencari jati diri”.

3. Sifat dan Kebiasaan Mambangun Visi Mereka

Sifat dan kebiasaan ketiga orang-orang yang berpreforma tinggi dan sukses adalah membiasakan untuk selalu membangun visi, sebagaimana dinyatakan oleh John Alan Appleman, yang menyatakan bahwa ”Jika kita tidak memutuskan apa yang kita inginkan dan apa yang tidak kita inginkan dalam hidup ini dan menanam benih dalam hidup kita, kemudian merawat, menyiram, melindunginya, maka hidup kita dipastikan menjadi tidak terencana dan terorganisir seperti sebuah hutan. Hidup kita akan didominasi oleh dunia yang ada di sekitar kita. Saya pernah mendengar sebuah perkataan bahwa komponen utama kesuksesan dini dalam mimpi dimasa muda adalah memimpikan sebuah mimpi yang besar”.

Faiez H Seyal pernah menyebutkan bahwa ”Benih hidup kita adalah misi hidup kita yaitu hasrat kita ingin menjadi apa. Kejarlah Hasrat anda, maka kesuksesan akan mengikuti anda. Masalahnya bukanlah seberapa cepat engkau berlari, engkau tidak akan pernah dapat meraih tujuanmu jika engkau tidak tahu apa tujuanmu itu .”

Sedangkan Denis E Waitley menyebutkan bahwa ”Kita harus memiliki sebuah mimpi jika akan membuatnya menjadi suatu kenyataan”.

4.  Kebiasaan Mengembangkan Pikiran Positif dan Keyakinan Suportif Mereka

Orang-orang berpreforma tinggi dan sukses juga mempunyai sifat dan kebiasaan yang keempat yaitu selalu mengembangkan pikiran positif dan keyakinan suportif, sebagaimana disebutkan oleh Budha, ”Kita adalah apa yang kita pikirkan, semua yang kita munculkan, dengan pikiran-pikiran kita. Kita membuat dunia kita”.

Orison S Marden menyatakan bahwa ”Kita mengangkat diri kita dengan pikiran-pikiran kita, kita mendaki di atas visi yang berasal dari diri kita”.

Sedang Napoleon Hill pernah menyebutkan bahwa ”Apa yang pikiran manusia dapat yakini dan percayai, maka dia dapat meraihnya”.

Narcys Aurelius pernah menyatakan bahwa ”Hidup seorang manusia adalah tergantung pada pikirannya”.

”Tuhan akan menolongmu jika anda berusaha, dan anda mampu jika anda pikir anda mampu” sebagaimana disebutkan oleh Anna Delaney Peale.

Ralp Waldo Emerson menyatakan ”Seseorang adalah apa yang dipikirkannya sepanjang hari”.

Henry Ford menyatakan bahwa ”Berpikir positif, bagi mereka yang sukses percaya bahwa pikiran bawah sadar selalu mengatakan ”Ya” terhadap apapun yang dikatakan oleh pikiran sadar mereka. Orang yang sukses dalam hidupnya selalu memilih kosa kata yang besar dan positif untuk menggambarkan perasaan mereka, dan pandai memilih kosa kata kesuksesan. Baik anda berpikir bahwa anda mampu atau berpikir tidak mampu, anda tetaplah benar”.

Sedangkan Aristoteles pernah menyatakan bahwa ”Kita adalah apa yang kita kerjakan berulang-ulang”.

Begitu pula Marcus Aurelius menyebutkan bahwa ”Hidup kita adalah apa yang kita pikirkan dan kita gagaskan”.

”Hidupmu lebih banyak ditentukan oleh sikapmu terhadap kehidupan daripada apa yang kehidupan berikan kepadamu; Lebih banyak ditentukan oleh cara berpikirmu dalam memandang apa yang terjadi daripada apa yang terjadi pada dirimu” sebagaimana dinayatakan oleh John Homer Miller.

Benjamin N Cardozo menyebutkan, ”Diri kita adalah apa yang kita yakini tentang diri kita”.

Bruce Barton menyatakan bahwa ”Tidak ada sesuatu yang istimewa yang dapat diraih kecuali oleh mereka yang berani mempercayai bahwa sesuatu dalam diri mereka adalah luar biasa untuk lingkungannya”.

Dan William James menjelaskan bahwa ”Dalam setiap proyek maka faktor yang penting adalah keyakinan anda. Tanpa keyakinan, tidak akan pernah ada hasil yang sukses”..

5.  Kebiasaan Mengambil Keputusan Dalam Hidup Mereka

Sifat dan kebiasaan yang kelima orang-orang berpreforma tinggi dan sukses adalah selalu membiasakan diri mengambil keputusan, sebagaimana pernah disebutkan oleh Ben Stien, ”Tidak ada yang terjadi dengan sendirinya…, semuanya akan datang menghampiri jalan anda, sekali anda memahaminya, maka pasti anda akan mengusahakannya menghampiri jalan anda, dengan usaha anda sendiri”.

Faiez H Seyal menyatakan bahwa ”Mereka yang berhasil dalam hidupnya percaya bahwa kebahagiaan tidak berasal dari tercapainya tujuan-tujuan mereka, namun ia berasal dari apa yang mereka kerjakan semua hal sepele yang harus dilakukan oleh mereka untuk membuatnya menjadi nyata. Memutuskan bagaimana caranya mati bukanlah sebuah pilihan, akan tetapi memilih bagaimana caranya hidup, itu baru sebuah pilihan. Kehidupan bukanlah seberapa lama kita hidup, akan tetapi seberapa banyak yang telah kita kerjakan.”

”Tidak ada yang dapat mencegah keinginan manusia. Keinginan itu bisa menggoyahkan tujuan yang telah dibuatnya”, pernah Banjamin Disraeli berkomentar.

Sedangkan Michel De Montaigne, menyatakan bahwa ”Saya paham bahwa kesenangan harus dihindari jika rasa sakit yang lebih besar menjadi konsekuensinya, dan rasa sakit harus didambakan jika kesenangan yang lebih besar adalah akhirnya”.

6.  Kebiasaan Menerima Kegagalan Mereka sebagai Peluang dalam Menjalani dan Mengagapai Tujuan yang Mereka Capai

Sifat dan kebiasaan keenam orang-orang yang mempunyai preforma tinggi dan sukses adalah selalu membiasakan dirinya menerima kegagalan sementara mereka sebagai peluang untuk maju dan mengagapai apa yang mereka inginkan, sebagaimana pernah disebutkan bahwa ”Hidupmu lebih banyak ditentukan oleh sikapmu terhadap kehidupan daripada apa yang kehidupan berikan kepadamu; Lebih banyak ditentukan oleh cara berpikirmu dalam memandang apa yang terjadi daripada apa yang terjadi pada dirimu”.

Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum kafir(Yusuf : 87).

Fakta yang ditemukan tidaklah sepenting sikap kita terhadapnya, sikap itulah yang menentukan kesuksesan atau kegagalan kita(Anonim).

Anna Delaney Peale menyatakan ”Jika sebuah pintu terhempas tertutup, itu bararti bahwa Tuhan menunjukkan kita ke arah pintu yang terbuka jauh lebih dalam”.

Orang-orang sukses pernah mengalami kegalalan dan mereka percaya semua peluang datang ketika mereka sedang berada di bawah keraknya, seperti Mr. Honda, Antony Robbins, Henry Ford, Kolonel Sanders. Mereka telah meraih kesuksesan karena mereka tidak pernah mengatakan’Tidak’ .

Mereka percaya pengalaman bukanlah apa yang terjadi pada diri mereka, tetapi apa yang mereka lakukan terhadap sesuatu yang terjadi pada mereka.

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi(derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman(Al Imron : 130).

Sedangkan Thomas Edison, pernah berujar bahwa ”Aku bukanlah seorang pengecut, karena setiap usaha yang terbuang merupakan langkah maju yang lain”.

”Singkirkanlah penyebab, maka efeknya pun akan sirna”, pernah suatu saat Miguel De Cervantes berkomentar.

Sedangkan Albert von Chamisso menyatakan bahwa ”Dalam kepahitan lahirlah masa baru”.

Sesungguhnya sesudah Kesulitan atau Kegagalan itu ada Kemudahan(Alam Nasyrah : 6).

Dan Orang-orang sukses menyikapi kegagalan sebagai pelajaran untuk mencapai apa yang dicita-citakannya.

7.  Kebiasaan Petunjuk Jalan yang Mereka Punyai dan Mereka Jalankan dengan Konsisten

Orang-orang berpreforma tinggi dan sukses mempunyai sifat dan kebiasaan yang ketujuh yaitu sifat dan kebiasaan selalu mempunyai dan berusaha mencari petunjuk jalan, dan Petunjuk Jalan adalah semua Kekuatan yang dibutuhkan oleh Orang-orang Sukses untuk menjadi Pemenang dan terus menang.

Kekuatan-kekuatan sebagai petunjuk jalan adalah :

  • Kekuatan Fokus;
  • Kekuatan Ketetapan Hati;
  • Kekuatan Kesabaran dan Kegigihan;
  • Kekuatan Mencintai Manusia;
  • Kekuatan  Belajar melalui Observasi dan Bertanya.

”Cara terbaik untuk memprediksi masa depan adalah dengan menemukannya”, sebagaimana disebutkan oleh Alan Kay.

William Feather berkata bahwa ”Kesuksesan tampak sebagian besarnya sebagai sesuatu yang tertunda, hingga orang lain melepaskannya”.

Alama Iqbal pernah menyatakan bahwa ”Orang Sukses adalah mereka yang bisa menghentikan memfokuskan diri pada berbagai pengalaman buruk dan mulai memfokuskan diri dengan semua pengalaman yang menyenangkan, karena mereka benar-benar tertarik untuk mengubah hidup mereka. Adalah kebulatan tekad, bukan otak yang menentukan kesuksesan dalam hidup”.

Alexander Graham Bell berujar bahwa ”Kekuatan apakah ini, saya tidak dapat mengatakannya; Semua yang saya tahu adalah bahwa kekuatan ini ada dan menjadi ada hanya ketika seseorang berada dalam kondisi dimana dia mengetahuinya secara nyata apa yang dia inginkan dan sepenuhnya berketetapan hati untuk tidak berhenti sampai menemukannya”.

Sedangkan Henry Ford berkata bahwa ”Orang yang kehilangan harta telah kehilangan banyak; Orang yang kehilangan kawan telah kehilangan lebih banyak lagi; Namun orang yang kehilangan keberanian, maka dia telah kehilangan segala-galanya”.

Kekuatan yang merupakan sebuah mukjizat adalah kekuatan Kasabaran dan Kegigihan

Sesungguhnya Allah bersama dengan orang-orang yang Sabar(Al – Baqarah : 153).

”Kebanyakan orang menyerah pada saat mereka hampir meraih kesuksesan. Mereka berhenti pada garis satu yar. Mereka menyerah pada menit terakhir, satu kaki dari garis kemenangan”, H. Ross Perot pernah berujar.

Sedangkan John D Rockfeller pernah berkomentar bahwa ”Saya tidak berpikir ada kualitas lain yang begitu esensial untuk meraih kesuksesan yang serupa dengan kualitas keteguhan  hati. Ia mengatasi hampir segala sesuatu, bahkan alam”.

Maka sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas(Az – Zumar : 10).

Michael Leunig berkata bahwa ”Tujuan hidup sesungguhnya adalah melayani dan menolong orang lain. Saling cinta mencintailah kalian dan kalian akan bahagia. Hal itu sama-sama sulit dan mudahnya”.

Jangan mengkritisi manusia. Tuhan sendiri tidak menghakimi manusia hingga sampai ajalnya(Anonim).

Carilah kebahagiaan pada apa yang anda berikan, bukan pada apa yang anda dapatkan(Anonim).

”Jika anda ingin dicintai, cintailah”, sebagaimana dinyatakan oleh Seneca.

Ketika bergaul dengan manusia, berarti kita tidak sedang bergaul dengan logika, namun dengan makhluk yang memiliki emosi, makhluk yang tetap bertahan dengan prasangka, kebanggaan motivasional dan kesombongan(Anonim).

Orang yang besar  menunjukkan kebesarannya dengan cara memperlakukan orang kecil dengan baik.

Jika anda menanyakan sebuah pertanyaan yang bodoh, maka anda akan tampak bodoh sekali saja, namun jika anda tidak menanyakan pertanyaan itu maka anda akan menjadi bodoh selamanya(Perbahasa Cina).

Orang yang tidak dapat bertanya tidak dapat hidup(Pribahasa Kuno).

Bertanyalah dan anda akan menerima, carilah dan anda akan menemukan, ketuklah dan pintu akan terbuka untuk anda(Matthew).

Selalu ada sebuah jawaban yang indah untuk seseorang yang selalu bertanya dengan pertanyaan yang lebih indah(E E Cummings).

8. Kebiasaan Hidup dengan Karakter Mereka Sendiri yang Kuat dan Baik

Sifat dan Kebiasaan hidup orang-orang berpreforma tinggi dan sukses yang kedelapan adalah kebiasaan mereka untuk menjalani hidup mereka dengan karakter mereka sendiri, sebagaimana pernah dinyatakan oleh John Wooden yang menyatakan bahwa ” Lebih berkonsentrasilah pada karakter anda daripada reputasi anda. Karena karakter adalah diri anda yang sebenarnya, sedangkan reputasi adalah semata-mata apa yang orang lain pikirkan tentang anda”.

Kemampuan dapat mengantarkan kita ke puncak prestasi, namun karakterlah yang dapat mempertahankannya(Anonim).

Kebanyakan kita semua menginginkan kesuksesan dan kebahagiaan, namun sayangnya, kita semua tidak mau membayar harganya, dan harga sebuah kesuksesan itu adalah berupa sebuah Karekter.

Karekter menurut kamus Oxpord didefinisikan sebagai sifat atau karakteristik kolektif yang membedakan seorang manusia, sebuah kekuatan moral dan sebuah reputasi baik.

Sedangkan menurut Faeiz H Seyal dalam bukunya”The Road to Success” mendefinisikan karakter adalah “Apa adanya diri seseorang atau Kita dalam kegelapan di tengah malam, ketika tidak ada seseorang yang melihat dia atau kita”.

Heraklitus pernah berujar bahwa ”Karakter manusia adalah Tuhan pelindungnya”.

”Berilah saya keindahan jiwa; Pastilah keindahan jiwa dan raga manusia akan menyatu”, merupakan pernyataan dari Socrates.

Faith Baldwin berkata ”Karakter terbentuk secara perlahan, namun ia dapat hancur dalam sekejap”.

Sedangkan Bruce Barton pernah barkata bahwa ”Tidak ada sesuatu yang istimewa yang dapat diraih kecuali oleh mereka yang berani mempercayai bahwa sesuatu dalam diri mereka adalah luar biasa untuk lingkungannya”.

Lord Chesterfield pernah menyatakan bahwa ”Karakter harus dijaga agar tetap bercahaya dan bersih”..

Bertanggungjawablah terhadap standar yang lebih tinggi daripada yang orang lain harapkan dari anda(Henry Ward Beecher).

Dan Vince Gill pernah menyatakan bahwa ”Kesuksesan selalu bersifat sementara ketika semuanya berlalu dan hanya satu yang akan tersisa yaitu karakter anda”.

Aristoteles pernah menyatakan bahwa ”Seharusnya kita berprilaku kepada rekan-rekan kita sebagaimana kita ingin mereka berprilaku kepada kita”.

Barangsiapa yang tetangganya tidak aman dari lidah dan tangannya, maka dia bukan dari golongan kami(AL Hadist).

Oliver Goldsmith menyatakan bahwa ”Khutbah anda dengan hidup anda lebih baik dari pada dengan bibir anda”.

Alama Iqbal berkata ”Dengan anugrah karakter dan cita-cita yang sehat, sangat mungkin sekali membangun ulang dunia yang penuh dosa dan penderitaan ini menjadi sebuah surga nyata”.

Plutarch menyatakan bahwa ”Karakter adalah kebiasaan sederhana yang berlangsung lama”.

Dan Lou Holth pernah menyatakan bahwa ”Kerjakanlah yang benar, kerjakan yang terbaik. Perlakukan orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan oleh orang lain”.

Serta PB Fitzwater menyatakan bahwa ”Karakter adalah jumlah akhir dan pilihan total seseorang”.

9.  Kebiasaan Hidup Mereka dengan Sikap Melayani kepada Sesama Manusia dan Makluk Ciptaan Tuhan lainnya

Sifat dan Kebiasaan hidup orang-orang yang berpreforma tinggi dan sukses yang kesembilan adalah kebiasaan dan sifat menjalani hidup dan kehidupan mereka dengan sikap melayani kepada Sesama Manusia dan Semua Makluk Ciptaan Tuhan lainnya, sebagaimana di nyatakan oleh Nelson Handerson, ”Makna sejati dari kehidupan adalah laksana menanam pohon, dimana anda tidak berharap duduk di bawah naungannya”.

”Takdir tinggi seorang individu adalah untuk melayani bukan untuk menguasai”, adalah sebuah pernyataan dari ”Albert Einstein”.

Setiap kebaikan adalah Shadaqah(Al – Hadist).

Brooker T Washington pernah berkata bahwa ”Jika anda ingin mengangkat diri anda, maka angkatlah orang lain”.

Konghucu berkata ”Lebih baik menyalakan sebuah lilin daripada mengutuk kegelapan”.

Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan pembayarannya kepada mereka, dan bagi mereka pahala yang banyak(Al – Hadid : 18).

Dan John Wooden menyatakan bahwa ”Anda tidak dapat menjalani kehidupan yang sempurna tanpa melakukan sesuatu untuk orang lain yang tidak pernah dapat membalasnya”.

Sedangkan Horace Mann pernah berkata ”Malulah untuk mati hingga anda berhasil menang untuk kemanusiaan”.

R J Baughan berkata ”Alam tidak akan memberi kepada mereka yang tidak memberi”.

Adapun Ruth Stafford Peale menyatakan bahwa ”Carilah sebuah kebutuhan dan penuhilah”.

Robert Collier pernah menyatakan bahwa ”Anda harus menanam sebelum anda dapat menuainya. Anda harus memberi sebelum anda mendapatkan”.

William James menyatakan,  ”Manfaat hidup terbesar adalah menggunakannya untuk sesuatu yang akan mengekalkannya”.

Dengan banyak menanam, maka akan banyak menuai; Dengan sedikit menanam, maka akan sedikit menuai(Peribahasa Cina).

Hartmann Von Aue menyatakan bahwa ”Seseorang yang telah menyelamatkan orang lain berarti dia telah menyelamatkan dirinya sendiri”.

Dan orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, bagi orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mau meminta dan tidak mempunyai apa-apa(Al – Ma’arij : 24 – 25).

Sedangkan Axel Munthe pernah berkata ”Apa yang anda simpan untuk diri anda sendiri akan hilang, tetapi apa yang anda berikan akan anda miliki selamanya”.

Eugene Benge berkata ”Para Peminta-minta tidak mendapatkan apa-apa … Para pemberilah yang mendapatkan”.

Dan John Wesley pernah menyatakan bahwa ”Kerjakanlah semua kebaikan yang dapat anda kerjakan, dengan seluruh sarana yang anda mampu, dengan segala cara yang anda bisa, di setiap tempat yang anda lalui, di setiap saat yang anda lewati, pada setiap orang yang anda temui, sepanjang anda mampu melakukannya”.

10.  Kebiasaan Hidup dan Menjalani Kehidupan Mereka Bersama dengan Tuhan Mereka dan Mereka Menjalani Hidup untuk Mencari Keridhoan Tuhan Mereka

Sedang sifat dan kebiasaan kesepuluh atau terakhir dari orang-orang yang berpreforma tinggi dan sukses adalah kebiasaan dan sifat mereka yang selalu menjalani hidup mereka bersama dan beriringan dengan Penciptanya atau Tuhan serta selalu mencari Keridhoaan Tuhan Mereka, sebagaimana diungkapkan oleh Howard Chandler Christy, ”Setiap pagi saya menghabiskan lima belas menit untuk mengisi pikiran saya khusus untuk Tuhan. Dan dengan demikian tiada ruang kosong untuk berpikir cemas”.

Dan apabila Kami memberikan nikmat kepada manusia, ia berpaling dan menjauhkan diri, tetapi ketika ditimpa malapetaka mereka banyak berdoa(Fushshilat : 51).

Marian Anderson berkata ”Doa berawal ketika kemampuan manusia berakhir”.

Sedangkan Gary Gulbranson pernah berujar bahwa ”Tuhan lebih memperhatikan siapa diri anda daripada apa yang anda kerjakan, dan Dia lebih memperhatikan apa yang anda kerjakan dari pada di mana anda mengerjakannya”.

Karena itu, ingatlah kamu kepada – Ku niscaya Aku ingat pula kepadamu, dan bersyukurlah kepada – Ku, dan janganlah kamu mengingkari nikmat – Ku(Al – Baqarah : 152).

J A Spender berkata ”Takut kepada Tuhan ya, tetapi janganlah ketakutan kepada – Nya”.

Dan Iqbal pernah berkata bahwa ”Menyembah Tuhan Yang Esa (meskipun sulit) akan menyelamatkanmu dari menyembah tuhan-tuhan lainnya. Angkatlah diri anda ke tingkat yang Tuhan sendiri memintanya dari anda sesuai dengan yang anda inginkan sebelum menulis takdir anda”.

…. Sesungguhnya apa yang kamu sembah selain Allah itu tidak mampu memberikan rizki kepadamu … (Al – Ankabut : 17).

Tiada Tuhan selain Dia, hanya kepada – Nya aku bertawakal … (At – Taubah : 129).

Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah – lah hati menjadi tentram(Ar – Ra’d : 28).

… Dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur(Ali – Imran : 144).

Sesungguhnya jika kamu bersyukur, maka pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat – Ku, maka sesungguhnya adzab – Ku sangat pedih(Ibrahim : 7).

Dan Benjamin Franklin mengungkapkan bahwa ”Bekerjalah seolah-oleh engkau akan hidup seratus tahun lagi; Berdoalah seolah-olah engkau akan meninggal esok hari”.

Sebagai kata penutup, Semoga 10 (sepuluh) sifat kebiasaan orang-orang sukses dan berpreforma tinggi bisa kita contoh dan teladani bagi kehidupan kita sehari-hari, Amin.

About akangheriyana

Im fun. Im cool. Im Confident. Im Akang Heriyana..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s