“Berakhlaklah dengan Akhlak Allah/Al Asmaul Khusna. Barang siapa beraklah salah satu dari Akhlak-Nya, Ia akan masuk Surga” ( Al – Hadist).

Orang-orang yang hidup bahagia, puas, mapan dan tercukupi adalah mereka yang tulus tanpa pamrih, kecuali mencari keridhoan Tuhan dalam kehidupan orang-orang yang tidak dapat hidup tanpa mereka.
Makna sejati dari kehidupan adalah laksana menanam pohon, dimana anda tidak berharap duduk di bawah naungannya(Nelson Handerson).
Takdir tinggi seorang individu adalah untuk melayani bukan untuk menguasai(Albert Einstein).
Orang-orang yang pernah meraih kesuksesan hebat dalam hidupnya, salah satu karakter baik yang mereka miliki adalah sikap melayani. Keyakinan mereka adalah bahwa hidup mereka akan bertambah kaya dan sejahtera dengan berbagi atau memberi yang mereka dapatkan.
Setiap kebaikan adalah shadaqah(Rosulullah Muhammad SAW).
Salah satu hukum alam yang sangat penting adalah semakin banyak kita menginginkan sesuatu, maka kita harus semakin banyak kita memberi. Semakin banyak pengetahuan yang diinginkan untuk diri kita, satu-satunya cara untuk memilikinya lebih banyak lagi adalah dengan cara memberikan lebih banyak pengetahuan kepada orang lain.
Semakin banyak uang/kemakmuran yang kita inginkan, maka semakin banyak pula uang/Kekayaan yang kita berikan.
Jika anda ingin mengangkat diri anda, maka angkatlah orang lain(Brooker T Washington).
Banyak Orang sukses selalu yakin bahwa memberikan sedikitnya 10 % dari pendapatannya untuk sedekah akan mendatangkan penyebab yang baik.
Labih baik menyalakan sebuah lilin daripada mengutuk kegelapan(Konghucu).
Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipatgandakan (pembayarannya) kepada mereka, dan bagi mereka pahala yang banyak(Q S Al Hadid : 18).
Anda tidak dapat menjalani kehidupan yang sempurna tanpa melakukan sesuatu untuk orang lain yang tidak pernah dapat membalasnya(John Wooden).
Allah menolong orang lain melalui diri kita. Masalahnya bukanlah Dia mengharapkan sesuatu dari kita, namun Dia menginginkan agar kita memiliki sifat istimewa ini, yaitu menolong orang lain.Karena itulah satu-satunya cara memperkaya hidup yang kita lakoni. Anda tahu bahwa Allah menciptakan kita saling tergantung satu dengan yang lainnya. Kita tergantung pada orang lain untuk beberapa hal dan orang lain tergantung pada kita untuk beberapa hal. Menolong orang lain, memberikan apa yang kita miliki kepada mereka yang sama sekali tidak pernah menolong kita dan begitulah kehidupan ini, baik kita menyukainya ataupun tidak. Jika kita tidak menemukan seorangpun disekitar kita untuk ditolong, maka kita telah kehilangan banyak kesempatan untuk memiliki segala sesuatu yang menjadi balasannya.
Malulah untuk mati hingga anda berhasil menang untuk kemanusiaan(Horace Mann).
Tradisi pelayanan ini bukan sesuatu yang baru, ia suatu peradaban itu sendiri. Semua orang yang telah meraih kesuksesan yang luar biasa telah melakukannya pada masanya masing-masing. Satu-satunya yang telah berubah adalah bahwa sekarang kita telah menjadi lebih menyadari akan berbagai manfaatnya.
Pribadi dan perusahaan yang sukses telah menemukan cara yang unik, yaitu dengan memberikan pelayanan kepada masyarakat, dimana mereka berada atau beroperasi. Itu adalah cara terbaik untuk menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka benar-benar peduli.Semakin banyak mereka memberi kepada masyarakat, maka semakin banyak pula yang akan kembali kepada mereka dari masyarakat.
Ingatlah bahwa hidup dengan sikap melayani dan yakin dalam memberi adalah kebiasaan dan kebiasaan itu tidak dapat dibentuk dalam satu malam. Orang-orang sukses itu telah melakukannya sejak mereka tidak memiliki kekayaan sebagaimana mereka sekarang. Begitu pula mereka yang telah terbiasa memberikan shadaqah atau sumbangan dari sejak kecil, meraka mempercayai sebagai satu-satunya cara untuk memiliki untuk mereka sendiri. Mereka tidak cukup tahu, namun apa yang kami alami adalah apapun yang telah kami berikan kepada orang lain, akan kembali dengan cara berlipat ganda.
Alam tidak akan memberi kepada mereka yang tidak memberi(R J Baughan).
Carilah sebuah kebutuhan dan penuhilah(Ruth Stafford Peale).
Anda harus menanam sebelum anda dapat menuainya. Anda harus memberi sebelum anda mendapatkannya(Robert Collier).
Ada begitu banyak cara untuk menolong orang lain dan kita dapat melayani orang-orang dengan segala sesuatu atau apa saja yang kita miliki. Layani meraka dengan waktu, uang, pengetahuan, atau apa saja yang kita miliki, namun tetaplah melayani. Hal itu bukanlah untuk orang lain, namun untuk diri kita sendiri.
Seseorang yang telah menyelamatkan orang lain berarti dia telah menyelamatkan dirinya sendiri(Hartmann Von Aue).
Dan Orang-orang yang dalam hartanya tersedia bagian tertentu, bagi orang(miskin) yang meminta dan orang yang tidak mau meminta(tidak mempunyai apa-apa)(Q S Al Ma’arij : 24-25).
Apa yang anda simpan untuk diri anda sendiri akan hilang,tetapi apa yang anda berikan, akan anda miliki selamanya(Axel Munthe).
Kerjakanlah semua kebaikan yang dapat anda kerjakan, dengan seluruh sarana yang anda mampu, dengan segala cara yang anda bisa, di setiap tempat yang anda lalui, di setiap saat yang anda lewati, pada setiap orang yang anda temui, sepanjang anda mampu melakukannya(John Wesley).
Cara terbaik untuk menemukan diri anda adalah dengan menenggelamkan diri anda dalam melayani orang lain(Mahatma Ghandhi).
Anda hanya memberikan sedikit saat anda memberikan apa yang anda miliki. Pemberi sejati adalah dia yang memberikan jiwanya(Khalil Gibran).
Perhatikanlah tempat sekitar anda untuk bisa menanam beberapa benih(Henry Van Dyke).
Kepedulian ikut terus bersama kita. Kepedulian terlihat pada nada suara kita, pergaulan kita dan kebijakan-kebijakan kita.
Tuhan lebih memperhatikan siapa diri anda daripada apa yang anda kerjakan, dan Dia lebih memeprhatikan apa yang anda kerjakan daripada dimana anda mengerjakannya(Gary Gulbranson).
Angkatlah diri anda ke tingkat yang Tuhan sendiri memintanya dari anda sendiri sesuai dengan yang anda inginkan sebelum menulis takdir anda(Faiez Seyal).
Bekerjalah seolah-olah engkau akan hidup seratus tahun lagi; Berdoalah seolah-olah engkau akan meninggal esok pagi(Benjamin Franklin).
Dalam kehendakNyalah kedamaian kita(Cotvos).
Setiap pekerjaan mulia pada awalnya tidaklah mungkin(Thomas Carlyle).
Adalah sulit bagi setiap pekerjaan menjadikannya mudah, dan begitupun adalah sulit bagi manusia untuk menjadi manusia(Maulana Asadullah Khan Ghalib).
Adalah lebih baik menjadi manusia dari pada menjadi malaikat namun itu adalah lebih sulit(Maulana Hali).
Dan tiadalah kami ciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepada – Ku(Q S Adz-Dzaariyaat : 56).
Kerjakan yang benar, kerjakan yang terbaik. Perlakukan orang lain sebagaimana anda ingin diperlakukan oleh orang lain(Lou Holtz).

About akangheriyana

Im fun. Im cool. Im Confident. Im Akang Heriyana..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s